Bantuan langsung tunai ketenagakerjaan sebesar Rp.2.400.000 yang sebelumnya sudah cair tahun 2020 dan awal januari 2021 ini . Untuk kelanjutan program itu akan dilanjutkan lagi atau tidak masih sebatas wacana belum deal.
Menurut pernyataan Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja mengatakan hingga kini pihaknya belum diminta untuk menyerahkan data penerima BLT gaji di 2021. Oleh sebab itu, BPJS Ketenagakerjaan pun belum memberikan data tersebut.
Untuk pemerintah sendiri telah menyatakan bakal melanjutkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) di 2021. Namun sayangnya, kelanjutannya masih dipertanyakan karena hingga kini belum ada kejelasan dari pihak Kementerian Ketenagakerjaan.
"Kami belum menyerahkan data baru terkait BSU 2021," kata Utoh seperti yang dilansir Okezone, Senin (18/1/2021).
Utoh juga menjelaskan, bahwa sewaktu program BSU 2021 lalu ada sekira 12,4 juta data yang diserahkan kepada Kemnaker.
"Total 12,4 juta data," ujarnya.
Terkait kelanjutan program tersebut di tahun ini, dirinya mengaku kurang mengetahuinya. Dia menyarankan agar menanyakan hal itu kepada pihak Kemnaker.
"Sebaiknya dikonfirmasi ke Kemnaker terkait kebijakan BSU 2021," kata dia.
