Anas News: Inilah baris kalimatku buatmu, Diajeng bulanku terkasih. Entah puisi atau quote, atau mungkin lebih tepatnya sebagai bentuk kekagumanku semata kepadamu, dibalut dengan kata-kata romantik.
Entahlah. Semenjak engkau menuliskan banyak hal pada batu di batinku, objek tampak mata menjadi kehilangan kata-kata. Dahulu, apabila aku melihat embun, maka kalimat indah pun berseliweran seakan memintaku untuk cepat-cepat ditulis.
Kemudian ketika aku melihat senja dengan cahaya melankolisnya, rembulan malam dan bintang-bintangnya, bahkan katakanlah kecoa sekali pun, pasti akan menemukan takdirnya pada rangkaian huruf dari untaian jemariku.
Semangatttt kawan..
